”Saya dan perusahaan saya akan tetap akan menggunakan jasa perusahaan telekomunikasi berbendera Merah Putih”. Itulah salah satu statement penting yang disampaikan oleh seorang ”Raja” Media dari Makassar, yaitu H.M. Alwi Hamu kepada EGM DIVRE VII Pahala P Hariandja. Alwi Hammu memang pantas dinobatkan sebagai raja media, karena melalui perusahaannya PT. Media Fajar pada saat ini mengelola berbagai media massa seperti Koran Harian Fajar, TV Fajar, Fajar Radio yang ada di Makassar. Alwi juga menjadi Komisaris Utama di hampir seluruh koran daerah yang ada di Indonesia mulai dari Aceh hingga Jayapura.
Guna mengelola seluruh bisnisnya tersebut, Almi membangun sebuah gedung setinggi 19 Lantai dengan nama Gedung Graha Pena. Gedung ini diakui sampai saat ini sebagai gedung tertinggi pertama di Makassar. Di Gedung inilah Pahala bertemu dengan H.M. Alwi Hamu, salah satu Staff Ahli Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.
Kunjungan Pahala kepada Alwi pada Selasa (23/10) tersebut membahas berbagai agenda yang akan dikerjasamakan antara PT TELKOM dengan PT MEDIA FAJAR. Dengan didampangi GM UNER7 Firdaus Ruswandi, Pahala menawarkan suatu solusi telekomunikasi untuk gedung Graha Pena ini dengan teknologi fiber optik end to end. Dengan teknologi ini, maka TELKOM menjamin kecepatan akses data/internet akan lebih cepat dari layanan yang sama yang disediakan oleh operator lain.
Bertemu dan berbincang dengan Alwi serasa bisa menghilangkan rasa lapar dan capek. Betapa tidak, Alwi tidak pernah berhenti untuk bercerita tentang pengalamannya dan juga budaya masyarakat Bugis dan Makassar. Diceritakan bahwa ada perusahaan jasa kontruksi di Malaysia yang bangga telah membangun Bandara Kuala Lumpur dan saat ini sedang menyelesaikan beberapa bandara di Cina dan Vietnam. Ternyata beberapa insinyur di perusahaan tersebut adalah alumni salah satu Institut di Indonesia. Yang menjadi pertanyaan besar Alwi adalah kenapa Bangsa Indonesia tidak mau mengakui produk dalam negeri?
Agenda lain yang dibicarakan adalah rencana PT TELKOM DIVRE VII untuk menjadikan beberapa lagu daerah Bugis/Makassar seperti Anging Mamiri menjadi pilihan di FlexiTone. Rencananya Nota Kesepakatan Bersama antara kedua pihak ini akan ditandatangani pada acara pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar IX tanggal 27 Oktober 2007 di Gedung Graha Pena. Acara tahunan para Saudagar Bugis-Makasar yang tersebar se Nusantara bahkan Manca Negara ini akan dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan dihadiri seribuan peserta. Sebagian pendapatan dari FlexiTone ini akan disumbangan kepada masyarakat SULSEL untuk meningkatkan mutu pendidikan. *** Divcom-Team
Sumber : TELKOM


0 Responses to PAHALA TAWARKAN AKSES INTERNET FIBER OPTIK END TO END
Something to say?